Serunya Bermain Permainan Tradisional

Pada zaman ini, sudah banyak anak – anak yang ketagihan permainan virtual di dalam gadget. Padahal, secara fisik otak dan mata mereka belum bisa menerima rangsangan visual yang bergerak cepat dan sangat adiktif tersebut. Jika anak – anak sudah kecanduan gadget, mereka cenderung tidak peduli dengan keadaan sosial. Apabila terus dibiarkan akan banyak anak yang bersifat apatis dan kurang toleransi.

Salah satu cara mengarahkan anak ke permainan lain yang lebih seru dari gadget adalah mengajaknya mempelajari permainan tradisional. Ada banyak permainan tradisional yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sekaligus tempat refreshing bagi anak. Karena sebagian permainan dilakukan secara berkelompok, maka tidak menutup kemungkinan untuk mereka melakukan proses sosialisasi secara menyeluruh juga.

Berikut ini adalah contoh permainan tradisional yang bisa dikembangkan supaya anak bisa tetap bersemangat menghabiskan waktunya secara positif:

  1. Lompat Tali

Lompat tali tidak hanya bisa dimainkan oleh anak perempuan saja tetapi juga laki – laki. Bahkan permainan ini bisa melibatkan mereka semua tanpa memandang jenis kelamin. Dengan melompat, anak akan bisa menguatkan kakinya serta lebih aktif mengkoordinasi mata, otak, dan anggota gerak. Mereka dituntut untuk bergerak cepat mengikuti ritme dan menyeimbangkan badan.

  1. Bola Bekel

Permainan bola bekel ini memang kelihatan mudah. Tetapi bagi anak – anak yang tidak terbiasa melakukannya akan perlu waktu untuk belajar. Tidak hanya berfungsi untuk membantu koordinasi mata dan gerakan tangan anak, permainan ini juga melatih kecepatan. Dengan adanya biji bekel serta bola karet unik yang memantul – mantul, maka anak juga akan merasakan euforia tersendiri sehingga mereka dapat melupakan gadget.

  1. Bentengan

Bentengan adalah permainan sekaligus olahraga tradisional yang sudah ada sejak beberapa generasi yang lalu. Dengan sistem berkelompok, bentengan menjadi salah satu metode pembelajaran berbasis permainan yang akan bisa menanamkan nilai – nilai kebersamaan serta toleransi. Selain bermanfaat untuk membangun kepribadian sosial anak, permainan ini juga akan membuat anak banyak bergerak untuk menghindari serangan atau mempertahankan benteng. Jadi, anak lebih banyak berkeringat dan otot – ototnya cenderung lebih kuat.

  1. Layang – Layang

Permainan layang – layang memiliki banyak keunggulan apalagi jika anak dilibatkan dalam proses pembuatannya. Mereka akan bisa belajar mengerti tentang bangun geometri dengan beberapa sudut berbeda seperti layang – layang. Setelah mainannya jadi, mereka bisa mempelajari bahwa energi angin bisa menggerakkan beberapa benda ringan.

Anak – anak yang bermain layang – layang juga akan bisa berlari lebih kencang karena semangat dalam mengejar benda terbang itu. Mereka membangun jiwa kompetisi yang sehat dengan cara sederhana dan jauh dari pengaruh radiasi gadget. Terdengar sangat menarik bukan?

Dari beberapa permainan di atas, dapat disimpulkan bahwa banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengalihkan perhatian anak dari gadget. Contohnya saja permainan tradisional. Namun, karena bermain tradisional biasa dilakukan di luar rumah, maka akan banyak kotoran yang ditemui anak baik debu atau tanah. Tidak hanya itu, mereka juga cenderung lebih berkeringat dibanding jika bermain di dalam rumah.

Namun, orangtua tidak perlu khawatir anak kotor dan terserang penyakit. Karena saat ini sudah ada produk perawatan tubuh anak  Doremi Thomas and Friends Body Wash dan Shampoo and Conditioner yang mampu membasmi kuman saat anak mandi. Wanginya pun sangat enak karena mengandung ekstrak blueberry dan raspberry. Kandungan alkoholnya sangat rendah sehingga tidak menyebabkan iritasi dan pedih di mata. Sempurnakan pula wangi anak – anak dengan Doremi Thomas and Friends Mist Cologne yang wanginya menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>